Sudah 2 tahun berlalu saat Gandi meninggalkan kota ini,
orang orang suka menyebutnya kota Apel. Ya, ini adalah kota Malang. Kota
kelahiran Gandi, kota Gandi tumbuh dewasa, kota Gandi bertemu perempuan bernama
Fara. Dan di kota ini juga, Gandi kehilangan Fara.
Gandi bertemu Fara di Art Photographic, salah satu
perkumpulan para pecinta fotografi di kota Malang. Saat itu, Fara yang cuek dan
segala tingkah nya yang aneh mampu membuat mata Gandi tak dapat melepaskan
sosok Fara.Dan perlahan, perasaan sayang dan ingin selalu menjaga Fara pun
tumbuh di hati Gandi.Tetapi Fara bukan perempuan yang gampang untuk di
dekati.Butuh waktu lebih dari 3 bulan, baru Fara mengiyakan ajakan nya untuk
jalan keluar. Hhhh…sabar..sabar…
Tetapi di saat Fara ingin membuka hatinya untuk Gandi,
Gandi justru membuat Fara kecewa.Gandi sadar dia memang bersalah. Saat itu,
Gandi yang sedang jenuh dengan hubunganya dengan Fara yang tak kunjung
memberikan titik terang, mencoba untuk mendekati Dina, teman sekamar kos Fara. Sebenarnya,
hal itu di lakukannya hanya ingin melihat Fara cemburu saat melihat kedekatanya
dengan Dina. Tetapi yang membuat Fara sakit hati adalah, tanpa sengaja saat Fara
membuka inbox di HP Dina, Fara membaca isi SMS dari Gandi untuk Dina.