Hhh...hampir lupa kalo punya blog! Lupa juga kalo punya segudang tanggungan cerpen yang masih gantung belum di selesein... Mungkin emang gue nya aja yang males!
Semuanya terkuras emosi saat berada di "Istana". Mood pagi gue yang cerah ceria, entah kenapa bisa langsung berubah jadi mendung cetar membahana hanya karena melihat pintu masuk "Istana". Seperti merasa terasing sendiri disini... (*tempatnya sengaja gue samarin karena takut berakibat fatal di kemudian hari, cari amanya ajah... (‾▽‾)♉ )
Entah karena gue nya aja yang terlalu sensitif atau gimana, tapi gue ngerasa apapun yang gue lakuin selalu salah dimata mereka... Ngajak bercanda lingkungan sekitar biar lebih ceria, malah terkesan ngajak berisik. Tapi di saat gue diem, yang lain malah saing bahagia bercanda bersama. Gue berusaha menyamakan diri dengan mereka, tapi rasanya tetap selalu salah. Rasanya untuk bernafas di tempat inipun udah merupakan suatu kesalahan... Semuanya jadi terbengkalai, aktifitas yang lain, gak bisa berkembang... Semuanya terkurung disini! Ah, harusnya perasaan seperti ini sudah sangat familiar buat gue...
Pepatah selalu bilang, "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian", tapi menurut gue itu pepatah bullshit! Toh nyatanya semuanya selama ini tetap sama seperti ini, hanya beda tempat dan harinya ajah, tema n judul nya juga masih sama. Gak ada habisnya ngerasa iri ngeliat orang lain yang bisa bebas nikmatin hidup mereka. Seperti lirik lagu film "Kera Sakti" ~ bertindak sesuka hati, loncat kesana kesini, hiraukan semua masalah di muka bumi ini ~ hahahaha....
"Jadilah diri sendiri", benar-benar sebuah ungkapan yang menyesatkan! Nyatanya, jika "diri sendiri" yang kalian punya itu "benar" bagi orang lain, ohh...berbahagialah kalian. Tapi apabila "tidak begitu benar" atau bahkan "salah" bagi orang lain, maka "Jadilah seperti yang mereka inginkan.." Bukankan hidup ini adalah untuk bersosialisasi??? Kenyataanya, bisa survive hidup di dunia sendiri hanya ada dalam cerita dongeng dan televisi...
Kalian tau?! Kecintaan gue saat nulis cerpen adalah karena pada saat itu, gue bisa dapet kenyamanan saat gue berada dalam imajinasi gue sendiri, yang jarang bisa gue dapetin saat ngebuka mata. Tapi yahh....mau gimana lagi?! Selamat datang di dunia nyata... Tempat hunian orang-orang berambisi yang tiada habisnya.. Apapun keadaanya, kalian di tuntut untuk selalu bisa "menyatukan diri" agar tidak terasingkan, agar tidak tersingkirkan... Benar seperti hukum alam, yang kuatlah yang bertahan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar